kegiatan hari ini adalah mengulang kembali tentang bagaimana cara menginstall dan konfigurasi debian server dan router debian.
Sabtu, 05 Maret 2016
Jumat, 04 Maret 2016
DHCP Server
DHCP Server
Dynamic Host Configuration Protocol atau yang sering disingkat DHCP merupakan protokol client-server yang digunakan untuk memberikan alamat IP kepada komputer client/ perangkat jaringan secara otomatis.
Alasan mengapa banyak yang menerapkan DHCP adalah kemudahannya dalam pemberian alamat IP kepada komputer client/ perangkat jaringan (walau dalam jumlah yang banyak) secara otomatis. Jadi kita tidak perlu memberikan alamat IP secara manual kepada setiap komputer satu per satu.
DHCP server tidak hanya memberikan alamat IP saja, tetapi juga memberikan netmask, host name, domain name, DNS, dan alamat gatewaynya juga. Selain itu, DHCP server juga dapat memberikan parameter lain seperti time server dan lain sebagainya.
Dengan begini, seorang admin server tidak perlu lagi bersusah payah memberikan alamat IP kepada setiap komputer client yang ingin terhubung dengan jaringan. Kalau puluhan komputer client mungkin tidak menjadi masalah, lalu bagaimana kalau ribuan komputer client?
Perbedaan DHCP client dan DHCP server
Dalam layanan DHCP, ada dua istilah yang perlu anda ketahui yaitu DHCP client dan DHCP server. Terus apa perbedaan diantara keduanya?Komputer yang bertugas memberikan alamat IP secara otomatis kepada komputer client disebut dengan DHCP server. Sedangkan komputer yang meminta alamat IP disebut dengan DHCP client.
Bagaimana cara kerja DHCP?
Pada saat user menghidupkan komputernya dan menghubungkannya ke server yang menggunakan layanan DHCP, maka komputer tersebut otomatis meminta (request) alamat IP ke server. Kemudian server menjawab permintaan komputer tersebut dan memberikannya sebuah alamat IP.Untuk lebih jelas mengenai cara kerja DHCP, anda bisa menyimak proses-proses yang terjadi pada layanan DHCP sebagai berikut :
IP Least Request
Komputer client meminta alamat IP ke server
IP Least Offer
DHCP server yang memiliki list alamat IP memberikan penawaran kepada komputer client
IP Lease Selection
Komputer client memilih/ menyeleksi penawaran yang pertama kali diberikan DHCP, kemudian melakukan broadcast dengan mengirim pesan bahwa komputer client menyetujui penawaran tersebut
IP Lease Acknowledge
Pada tahap ini DHCP server menerima pesan tersebut dan mulai mengirim suatu paket acknowledge (DHCPACK) kepada client.
Paket tersebut berisi berapa lama komputer client bisa menggunakan alamat IP tersebut (yang diberikan DHCP server) beserta konfigurasi lainnya. Dan komputer client pun dapat terhubung ke jaringan.
Keuntungan menggunakan layanan DHCP
-
Tidak perlu memberikan/ mengkonfigurasi alamat IP kepada client satu per satu
-
Mencegah terjadinya IP conflict yang sering terjadi pada suatu jaringan
-
Dengan layanan DHCP, komputer client dapat menggunakan alamat IP dalam jangka waktu tertentu (tergantung pemberian server)
-
Komputer client dapat menggunakan suatu alamat IP yang tidak dipakai oleh komputer client yang lain
- Selain itu, dengan adanya DHCP, kita dapat mengintegrasikan suatu mesin (host) ke dalam suatu jaringan, karena nantinya mesin tersebut akan mendapat alamat IP juga melalui pooling yang sebelumnya telah dibuat oleh server.
pengertian DNS dan PENGERTIAN hostname
DNS
PENGERIAN
Domain Name System (DNS) adalah hirarkis sistem penamaan desentralisasi untuk komputer, jasa, atau sumber daya yang terhubung ke Internet atau jaringan pribadi . Ini asosiasi berbagai informasi dengan nama domain ditugaskan untuk masing-masing entitas yang berpartisipasi. Paling mencolok, itu menterjemahkan lebih mudah menghafal nama domain ke numerik alamat IP yang dibutuhkan untuk tujuan menemukan dan mengidentifikasi layanan komputer dan perangkat dengan protokol jaringan yang mendasarinya. Dengan menyediakan, didistribusikan di seluruh dunia layanan direktori , Domain Name System merupakan komponen penting dari fungsi Internet.
FUNGSI
Sebuah analogi yang sering digunakan untuk menjelaskan Sistem Nama Domain adalah bahwa ia berfungsi sebagai buku telepon untuk Internet dengan menerjemahkan komputer yang ramah manusia hostname menjadi alamat IP. Misalnya, nama domain www.example.com diterjemahkan ke alamat 93.184.216.119 ( IPv4 ) dan 2606: 2800: 220: 6d: 26bf: 1447: 1097: aa7 ( IPv6 ). Tidak seperti buku telepon, DNS dapat dengan cepat diperbarui, memungkinkan lokasi layanan pada jaringan untuk berubah tanpa mempengaruhi pengguna akhir, yang terus menggunakan nama host yang sama. Pengguna mengambil keuntungan dari ini ketika mereka menggunakan bermakna Uniform Resource Locator (URL), dan alamat e-mail tanpa harus mengetahui bagaimana komputer benar-benar menempatkan layanan.
Selain itu, DNS mencerminkan partisi administrasi. Untuk zona dioperasikan oleh registry , juga dikenal sebagai akhiran publik zona, informasi administrasi sering dilengkapi dengan registri RDAP dan WHOIS layanan. Data yang dapat digunakan untuk mendapatkan wawasan tentang, dan melacak tanggung jawab untuk, host diberikan di Internet.
HOSTNAME
HOSTNAME adalah label yang ditugaskan ke perangkat terhubung ke jaringan komputer dan yang digunakan untuk mengidentifikasi perangkat dalam berbagai bentuk komunikasi elektronik seperti World Wide Web , e- email atau Usenet . Hostname mungkin nama-nama sederhana yang terdiri dari satu kata atau frase, atau mereka mungkin terstruktur.
Di Internet , nama host mungkin telah ditambahkan nama Domain Name System domain (DNS), dipisahkan dari label host-spesifik oleh periode ( "dot"). Dalam bentuk terakhir, nama host juga disebut nama domain. Jika nama domain sepenuhnya ditentukan, termasuk top-level domain Internet, maka nama host dikatakan menjadi nama domain berkualifikasi lengkap (FQDN). Nama host yang mencakup DNS domain sering disimpan dalam Domain Name System bersama-sama dengan alamat IP dari host yang mereka wakili untuk tujuan pemetaan nama host ke alamat, atau proses sebaliknya.
Perbedaan DNS (Domain Name System) Dan Domain
DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. Sedangkan, Domain adalah nama unik (unique name) yang diberikan untuk mengidentifikasi (to identified) nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet.Kamis, 03 Maret 2016
Rabu, 02 Maret 2016
cara memindahkan file ke server
cara memindahkan file ke server
scp -r username@A.B.C.D:~/Desktop/tig-0.14.1/ ~/bin/
scp -r ~/Desktop/tig-0.14.1/ serveruser@W.X.Y.Z:~/bin/
scp -r ~/Desktop/tig-0.14.1 myUsername@myServerName:~/bin
Selasa, 01 Maret 2016
Pengenalan TCP dan ip, Oleh Mbah Suroh
Pengenalan TCP dan ip, Oleh Mbah Suroh
TCP (Transmission Control Protocol) dan jika diterjemahkan adalah Protokol Kendali Transmisi/Protokol Internet,
adalah gabungan dari protokol TCP (Transmission Control Protocol) dan
IP (Internet Protocol) sebagai sekelompok protokol yang mengatur
komunikasi data dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke
komputer lain di dalam jaringan internet yang akan memastikan pengiriman
data sampai ke alamat yang dituju. Protokol ini tidaklah dapat berdiri
sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite).
Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat
ini, karena protokol ini mampu bekerja dan diimplementasikan pada lintas
perangkat lunak (software) di berbagai sistem operasi Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.
2. Tentang ip (Internet Protocol)
Gambar diatas adalah Jutaan Host yang harus bisa terhubung 1 sama lain
Internet Topologi adalah suatu jaringan internet yang saling terhubung 1
sama lain. Jaringan tersebut tidak boleh mempunyai IP yang sama, karena
akan menyebabkan Jaringan menjadi terganggu / bertabrakan.
3. Tentang OSI Layer dan Protokol
4. Paket Header
Berikut Foto Foto Kegiatan Kami,
semoga bisa dimengrti dan dapat bermanfaat...!
Langganan:
Postingan (Atom)






























